-->
Tampilkan postingan dengan label Bahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan. Tampilkan semua postingan
Unknown
Okeeeehh, kegalauan ini dimulai dari munculnya statement berbeda mengenai warna kebaya akad antara masukan dari si mamah dan mama camerku.

Mama camer dari awal sudah menyarankan untuk pilih warna selain putih, dan model yang tidak begitu rumit untuk kebaya akad, agar kebaya tsb bisa dipakai lagi untuk kondangan atau event spesial lain.
Si mamah berkomentar berbeda. Beliau keukeuh anak tunggalnya ini harus menikah dengan kebaya akad warna putih. Katanya, "aneh aja kalau akad pake kebaya warna warni". Mungkin maksudnya juga, putih kan melambangkan kesucian yaaah.
Unknown
Fiuh... hari ini bener-bener super sekaliii. Capek tapi seneng, puas, dan lega karna beberapa perintilan sedikit-sedikit tercicil. Pagi tadi kita berburu kain untuk bahan kebaya akad, resepsi ibu, keluarga dan among tamu. Rencananya sih pengen jalan jam 7 saking niatnya dan ga mau kesiangan keburu rame. Tapi ada daya jam 7 itu pula si pacar sayang baru bangun tidur -_-'


Berhubung ibu ratu sudah rapi jali, jadilah saya mengulur waktu dengan menyibukkan diri manasin mobil, ngeluarin, cek n ricek, sambil menunggu kode "siap" dari si pacar. Si mamah minta langsung jalan aja jemput si pacar dan keluarga dirumahnya daripada nunggu lama dirumah sendiri. Pas nyampe rumah pacar, dia lagi pegang hp mau ngabarin kalau perginya naik mobil dia aja yang lebih besar dan gw akhirnya kudu pulang lagi naro mobil *tepokjidatpacar*.